PROFIL Pemimpin dalam komunikasi mobile di Asia Pasifik, Nokia pertama kali beroperasi pada awal tahun 1980. Sejak berdiri telah berhasil memimpin di pasaran, dan bisnis telah berkembang di semua negara untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan perkembangan industri telekomunikasi di negara tersebut.
Berlokasi di Alexandra Technopark di Singapura, kantor regional Nokia adalah basis dari 700 staf pekerja profesional yang menjadi pelopor dalam inovasi teknologi, produk dan solusi bisnis untuk 20 pasar yang berbeda dan semua kantor Nokia di wilayah Asia-Pasifik.
Pusat perbendaharaan regional Nokia - Nokia Treasury Asia - beroperasi di luar Singapura sebagai in-house bank untuk cabang-cabang Nokia di wilayah Asia Pasifik, sedangkan Nokia Research Centre - unit penelitian perusahaan - berkantor di Jepang dan Cina. Nokia juga membuat produk selain tiga fasilitas utama di Masan, Korea, dan Beijing dan Dongguan di Cina.
Mulai bulan Januari 2004, Nokia telah mengaktifkan struktur organisasi globalnya untuk memperkuat fokus pada pemusatan, pasar mobilitas baru dan perkembangan. Untuk mencari daerah bisnis baru dalam era Mobilitas selain terus mengembangkan kepemimpinannya dalam komunikasi suara mobile, Nokia mempunyai empat grup bisnis untuk menemukan dinamika unik dari setiap bisnis.
Ponsel menawarkan bermacam-macam ponsel yang sangat kompetitif untuk segmen pasar yang luas, dan mengembangkan ponsel untuk semua standar penting dan segmen pasar di lebih dari 130 negara. Merupakan tanggung jawab dari bisnis ponsel utama Nokia, berbasis pada teknologi WCDMA, GSM, CDMA dan TDMA. Ponsel berfokus pada fitur yang kaya, ponsel yang ditargetkan untuk pasar global.
Multimedia menghadirkan multimedia mobile untuk pelanggan dalam bentuk perangkat mobile lanjutan dan aplikasi. Produk-produknya mempunyai fitur dan fungsionalitas seperti imaging, game, musik, media dan bermacam-macam konten menarik, seperti perangkat tambahan mobile dan solusi yang inovatif.
Jaringan selalu menawarkan infrastruktur jaringan yang memimpin, teknologi dan layanan terkait, berdasarkan pada standar nirkabel utama untuk operator mobile dan service provider. Berfokus pada teknologi GSM, grup berorientasi kepemimpinan dalam jaringan radio GSM, EDGE dan WCDMA. Jaringan kami telah diinstall pada sebagian besar pasar global yang telah mengadopsi standar ini. Jaringan juga merupakan provider pemimpin dari akses broadband dan jaringan TETRA untuk pengguna profesional dalam keselamatan publik dan sektor keamanan.
Solusi Perusahaan menyediakan bermacam-macam terminal dan solusi konektivitas mobile tanpa batas pada arsitektur mobilitas end-to-end, khusus untuk membantu bisnis dan institusi worldwide meningkatkan performansi mereka melalui mobilitas yang ditingkatkan. Solusi end-to-end menawarkan bermacam-macam perangkat mobile yang dioptimalkan untuk bisnis pada front end, sampai portfolio gateway yang dioptimalkan untuk bisnis mobile pada back end meliputi: email nirkabel dan internet, mobilitas aplikasi, perlindungan pesan, jaringan privat virtual, firewall, dan perlindungan dari gangguan.
Nokia 2110 adalah ponselponsel yang membuka mata dunia terhadap Nokia. Ponsel ini diproduksi selama beberapa tahun tanpa perubahan desain; bahkan model terbarunya, Nokia 2110i masih dibuat dengan bentuk yang sama. Nokia 5210 dilengkapi dengan Xpress-On casing, WAP over CSD dan termometer internal(untuk mengukur suhu batere. Ponsel berikutnya yang dibuat dengan konsep serupa adalah 5100, 5140 dan 5140i. Nokia 5510 adalah ponsel Nokia pertama yang dibuat dengan MP3 player built in, dengan kapasitas memori 64MB, dan memiliki keypad QWERTY. Sayangnya ponsel ini gagal di pasaran, mungkin karena harga dan ukurannya yang terlalu besar. Selanjutnya, ponsel Nokia 5220 adalah seri pertama dari Nokia yang berbentuk trapesium, namun ponsel ini terbilang cukup tipis, dengan ketebalan sekitar 1,3 cm. JAKARTA – Di pasar dunia, posisi Nokia terdesak oleh kompetitor mereka seperti Android, Apple, bahkan Samsung. Sedangkan di Indonesia, tahta mereka digoyang ponsel lokal. Bagaimana vendor ponsel itu menghadapinya?
“Kami tidak hanya ingin fokus di pangsa pasar akan tetapi kami ingin bagaimana memikirkan pelanggan Nokia dan memenuhi kebutuhannya,” terang Country Manager Nokia Indonesia Bob McDougall, saat konferensi pers X5, di FX Plaza, Jakarta, Kamis (5/8/2010.
Kendati demikian, di mata Bob, Indonesia merupakan pasar yang sangat unik dan kompetitif. Terlebih melihat persaingan saat ini yang sangat ketat, tentu membuat Nokia harus berpikir keras sekaligus legowo.
“Suatu saat kami akan kehilangan karena memang pasar sangat kompetitif dan pasti akan berubah,” sebut Bob.
Akan tetapi, Nokia masih boleh sedikit berbangga. Pasalnya, menurut Bob, saat ini perusahaannya masih menjadi yang terlengkap dalam menghadirkan jajaran ponsel mulai dari kalangan bawah sampai ke atas.
“Saat ini kami sudah memiliki sekira 42 model ponsel di pasaran. Jadi kami memiliki segmen produk terlengkap ketimbang yang lain,” tandas Bob.
STRATEGI PEMASARAN
Nokia menjadi Market Leader.
Menghadapi persaingan yang ketat tidaklah mudah. Ada berbagai macam tantangan yang harus dihadapai. Dalam hal ini dijelaskan langkah-langkah memasuki pasar global.
Ada 5 cara memasuki pasar Global, Indirect Export, Direct Export, Licensing, Joint Venture, maupun Direct Investment. Nokia dalam memasuki pasar global melalui proses joint venture, dan menerapkan strategi pemasaran dengan konsep Marketing Mix, yang meliputi :
a. Product
Nokia dibuat disesuaikan dengna kondisi local khususnya regional version. Hal tersebut akan memudahkan pihak Nokia untuk mengembangkan networknya , karena bias menyesuaikan dengan keinginan konsumen. Selain itu, setiap menerbitkan produk baru Nokia memberikan produk yang selalu inovatif . Dari model, feature, aksesoris telah dirancang dengan matang dengan melakukan berbagai research untuk mengembangkan produknya.
b. Communications
Untuk menjaring banyak konsumen Nokia melakukan berbagai promosi . Selain itu, melakukan above the line. Above the line ini digunakan oleh perusahaan ini agar konsumen terpola bahwa produk nokia memiliki brand image yang baik. Pembuktian yang dilakukan Nokia yaitu dengan menunjukkan penghargaan yang diperolehnya sebagai produk no 1 yang masuk dalam Indeks Kepuasan Pelanggan( Customer satisfaction index) oleh majalah SWA dan Biro Riset Frontier pada tahun 2000 dan 2001. Sebelumnya, Nokia juga meraih penghargaan Global Marketing Award dari MarkPlus dan The Jakarta Post.
c. Price
Dari awal dikeluarkan produk ini, Nokia sudah menetapkan untuk membangun image. Langkah yang dilakukan oleh Nokia dengan menetapkan harga yang cukup mahal sudah tepat karena Nokia juga telah memberikan fasilitas yang sepadan dengan harga yang ditetapkan. Seperti : durability yang lama, mudah pengoperasiannya juga feature-feature yang menarik lainnya. Hal ini sangat penting agar produk yang diciptakan laku dipasaran. Selain menetapkan harga citra, Nokia juga menetapkan harga bentuk-produk. Harga bentuk produk ini bukan berarti setiap bentuk yang berbeda dihargai berbeda. Tetapi lebih luas dari itu, mulai dari bentuk sampai fasilitas-fasilitas yang terdapat pada telfon tersebut yang menyebabkan penetapan harga yang berbeda.
d. Distribusi Channel
Pelayanan yang terbaik bagi pelanggan adalah motto Nokia. Untuk mewujudkan hal tersebut Nokia memiliki jaringan pusat layanan terbesar di Indonesia. Selain itu, Nokia menyerahkan distribusi produknya kepada 5 distributor yaitu PT Bimasakti Usindo Persada (BUP), PT Trikomsel Citrawahana, PT Parastar Echorindo, PT Erajaya Swasembada dan PT Intouch. Untuk menunjang aktivitasnya, Nokia juga mendirikan outlet-outlet yang beragam meliputi Nokia Priority Dealers (NPD), Nokia Professional Center (NPC), dan Nokia Sales and Care Center (NSCC). Saat ini Nokia telah memiliki 100 Nokia Priority Dealers (NPD), 23 Nokia Professional Center (NPC) di 12 kota dan satu ), Nokia Sales and Care Center (NSCC) di Jakarta. Beragamnya fasilitas yang dimiliki Nokia menyebabkan nokia menjadi merk yang terdepan dan mendapatkan berbagai penghargaan.
Dalam perspektif umum dapat menyimpulkan berbagai opini mengenai keberhasilan suatu produk sehingga menjadi pemimpin pasar. Salah satunya menurut Michael Treacy dan Fred Wiersema yang menyebutkan ada 3 faktor yang menyebabkan perusahaan menjadi leader di pasar :
1. Operasionalisasi yang prima (operational excellence)
Faktor ini dianggap sangat penting, karena menjadikan suatu pertimbangan bagi konsumen . hal ini mempengaruhi konsumen untuk mengambil suatu keputusan dalam memilih produk dan berbelanja.
2. Kepemimpinan produk (product leadership)
Perusahaan diharuskan memiliki kemampuan untuk menciptakan produk-produk baru yang kreatif dan inovatif. Hal ini sangat penting, karena pemimpin pasar sudah seharusnya menjadi trend setter bagi perusahaan lain. Contoh di perusahaan Nokia adalah Nokia mampu menciptakan produk untuk setiap kalangan dengan fasilitas yang berbeda dan diminati oleh konsumen. Handphone dilengkapi dengan akses internet dan kamera juga dilengkapi color yang menarik.
3. Keintiman dengan pelanggan (customer intimacy)
Dalam hal ini, perusahaan harus mampu mengetahui apa yang diinginkan oleh konsumen. Langkah ini dapat terwujud melalui peranan R & D nya yang diharuskan selalu mamantau keinginan dan kebutuhan-kebutuhan konsumen. Untuk produk Nokia, Nokia selalu mencari solusi dengan Reseach and developmentnya dalam menanggapi keinginan konsumen . hal tersebut terbukti dari Nokia yang menerbitkan produk baru setiap kuartal.
Nokia dengan competitor
Dalam memahami kompetitor yang dihadapi oleh Nokia. Terlebih dahulu Nokia harus mengetahui lingkungan sekitarnya. Nokia juga harus mengetahui siapa pesaing- pesaingnya. Setelah itu, baru Nokia melakukan aksi-aksi yang cocok untuk kelangsungan bagi produknya itu.
Dalam hal ini, pandangan mengenai pesaing dapat digolongkan menjadi tiga yaitu :
1. Perspektif Industri
Pandangan ini menyebutkan bahwa pesaing diindetifikasikan sebagai organisasi yanng membuat produk sama. Untuk Nokia, perusahaan yang menerbitkan produk sejenis seperti Motorola, sonyericcson, philips, samsung mobile dan masih banyak lagi.
2. Perspektif Pemasaran
Pandangan ini menyebutkan bahwa pesaing diidentifikasikan sebagai organisasi yang m ampu memenuhi kebutuhan konsumen yang sama.
3. Perspektif Strategic
Pandangan ini menyebutkan bahwa pesaing memiliki strategi dan sumber daya yang sama. Hal ini dapat dilihat memalalui penetapan harga dan segala fasilitas yang dimiliki pesaing sama dengan produk yang dibuat oleh nokia. Dalam menghadapi pesaing tersebut Nokia yang telah menjadi leader of market dapat melakukan strategi :
Strategi Prospektor
Strategi ini adalah salah satu strategi adaptif milik miles dan snow yang cocok diterapkan pada produk Nokia. Nokia telah menerapkan strategi ini dengan baik yaitu dengan mengutamakan keberhasilan organisasi dalam menciptakan produk baru, dalam berinovasi dan melihat kesempatan yang baru bagi produknya. Nokia telah mampu melakukannya dengan menerbitkan produk-produk baru setiap kuartal dan cenderung produknya pun ditiru oleh beberapa produk milik perusahaan lain. Tetapi ceating value untuk konsumen itulah yang akan membuat daya tarik tersendiri untuk konsumennya, sehingga konsumen
dapat mengetahui mana yang Nokia dan bukan. Selama ini, strategi yang diprioritaskan diterapkan oleh nokia adalah strategi prospektor untuk menghadapi pesaingnya. Memang hal tersebut telah berdampak baik bagi produknya, karena nokia ini mampu bersaing tanpa ada kegiatan yang menjatuhkan satu sama lain tetapi cenderung damai.
Kegiatan - kegiatan seperti itulah yang sangat baik untuk keberlangsungan produknya dan hubungannya dengan pesaing. Hal yang perlu dicatat oleh Nokia adalah produk yang baru yang juga gencar menyaingi produknya seperti Sonyericcson. Nokia harus lebih giat lagi dalam menggali potensinya untuk mendekatkan diri kepada konsumen. R & D Nokia perlu melakukan terobosan - terobosan yang baru agar merknya tetap menjadi leader di pasar handphone.
Nokia merupakan salah satu produk yang telah teruji kualitasnya di dunia global. Di indonesia juga telah dibuktikannya dan Nokia juga sangant optimis bahwa konsumen masih mengharapkan produknya dan pasar nokia inipun akan meluas sampai kepelosok daerah di Indonesia ini. Nokia akan tetap menjadi produk yang diminati dan diungguli sebagai produk no 1 di dunia global maupun di Indonesia.
0 komentar
Label: Tips Cantik untuk blog